Elena yang tumbuh di lingkungan agamis bertemu dengan Naren yang merupakan murid baru di SMK tempatnya bersekolah. Bermula dari dipinjami pena. Naren yang penakut merasa nyaman dengan Elena. Dia merasa bisa menjadi diri sendiri di hadapan Elena. Naren terbiasa merecoki Elena. Berdebat mengenai hal-hal kecil. Hingga bercerita mengenai sang ibu yang Naren pikir amat kejam tapi sangat baik di p…