Buku ini ditulis oleh Syaikh Mahmud Al-Mishri, seorang ulama dan penulis produktif asal Mesir. Buku ini menghimpun kisah-kisah kaum terdahulu yang mengakhiri hidupnya dengan su'ul khotimah karena amal mereka buruk demi menjadi pelajaran berharga untuk orang-orang yang masih diberi jatah hidup.
Buku ini menegaskan bahwa dalam islam nilai atau kualitas seseorang bukan dilihat dari warna kulit, ras, dan status sosial, melainkan dari ketakwaan. Bilal yang dianggap rendah saat itu karena berstatus budak lagi berkulit hitam, justru diangkat dan dimuliakan oleh Rasulullah karena ketakwaannya.