Dalam buku ini, Gus Mus mengajak kita menggembala ego, mengendapkan keakuan supaya kita bisa menjadi manusia sejati. Banyak renungan hidup yang diberi oleh sang Kiai dalam buku ini. Mulai masalah kebangsaan, keagamaan, politik, hingga diri pribadi. Semuanya itu hanya berpangkal pada satu tujuan, yakni agar kita tidak menjadi manusai yang linglung