Buku ini memberikan penjelasan tentang emosi tersembunyi ini, mengajak kita merenungkan kenikmatannya, dan bagaimana kita menggunakan penderitaan orang lain untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri. Buku ini juga mencantumkan contoh-contoh Schadenfreude dari karya sastra, filosofi, film, dan musik, sekaligus pengalaman pribadi dan analisis sejarah serta budaya.
Dalam buku ini, penulis menuliskan "resep psikologis" untuk melindungi diri dan perasaan kita sendiri dalam sebuah relasi. Sebuah penguat bagi orang-orang muda untuk mencapai kemandirian emosi, dengan belajar mengenali diri sendiri, berfokus pada perasaan sendiri, dan menyampaikan kebutuhannya kepada orang lain